Wiranto Dihina Jadi Penjilat Pantat Cina, Habieb Rizieq Harus Minta Maaf

SwaraSENAYAN.com. Ratusan orang dari ormas Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam aksinya mereka menuntut pimpinan KPK segera memanggil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, terkait sejumlah kasus yang diduga beraroma korupsi.

“Ada seorang jenderal namanya Wiranto, kita ganti namanya menjadi Wiranti. Karena dia tega-teganya mengkhianati hati nurani rakyat. Jenderal yang dulu ngaku pembela Pancasila kini sekarang penjilat pantat Cina.  Jika Hanura tidak suka, silahkan tuntut saya tidak ada urusan, kita akan lawan penjilat-penjilat pantat Cina di republik ini,” demikianlah penggalan orasi Habieb Riziek saat berunjuk rasa di depan gedung KPK Jakarta (4/4).

Penghinaan Habib Rizieq terhadap Ketua Umum Partai Hanura Wiranto adalah perbuatan melawan Al-Qur’an dan Hadits. Dalam Qur’an surat Al-Hujurat ayat 11, misalnya, jelas-jelas melarang orang-orang yang beriman untuk saling merendahkan dan saling menghina.

Demikian dikatakan Erik Satrya Wardhana Ketua DPP Partai Hanura kepada SwaraSENAYAN (5/4).

“Saya yakin Habib Rizieq faham dengan kaidah-kaidah Islam itu, tapi mungkin karena sedang dibakar emosi dan nafsu syaitan beliau menjadi khilaf. Saya mengingatkan kepada Habib Rizieq untuk istighfar dan minta ampun kepada Allah,” ujar Erik.

Erik menyatakan bahwa Rasulullah dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari mengkategorikan perbuatan mencela sesama muslim sebagai kefasikan.

Karena itu, demi menjaga keharmonisan dan suasana yang kondusif di masyarakat jelang Pilkada DKI Erik meminta Habieb Rizieq untuk meminta maaf secara langsung kepada Wiranto. Karena kesalahan terhadap sesama manusia tidak akan pernah diampuni dosanya oleh Allah kalau kita tidak meminta maaf kepada yang bersangkutan.

Erik mengingatkan dengan hadits sohih lainnya kepada Habib Rizieq, “Barangsiapa yang mempunyai kezdaliman kepada saudaranya mengenai hartanya atau kehormatannya, maka diminta dihalalkanlah kepadanya dari dosanya itu sebelum datang hari dimana nanti tidak ada dinar dan dirham (hari kiamat), dimana akan diambil dari pahala amal kebaikannya untuk membayarnya. Kalau sudah tak ada lagi amal kebaikannya, maka akan diambil dari dosa orang yang teraniaya itu, lalu dipikulkan kepada orang yang menganiaya itu.”

Wallahu’alam bishshowab. mtq

(http://www.swarasenayan.com/wiranto-dihina-jadi-penjilat-pantat-cina-habieb-rizieq-harus-minta-maaf/)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s